Penyebab Rambut Rontok Pada Wanita

Ini sangat menjengkelkan ketika saya menyisir rambut saya, ternyata banyak rambut jatuh. Sungguh bikin miris ketika melihat rambut yang kita perlakukan dengan baik kemudian rontok setiap hari. Apa yang terjadi kemudian kita bahkan akan rewel, bawel sendiri, semakin stres dan dan ini justru makin bikin banyak rambut rontok.

Penyebab Rambut Rontok Pada Wanita

Tapi apa yang membuat rambut rontok secara berlebihan pada wanita? Ada lima faktor umum yang sering dijadikan sebagai penyebab utama kerontokan rambut yang berlebihan pada wanita. Berikut ini penjelasan yang lebih lengkap.

Efek hormon DHT

Rambut rontok pada wanita bisa dialami ketika mencapai pubertas hingga menopause. Seperti dilansir dari powerofpositivity.com, pengaruh hormon dihidrotestoteron (DHT) dapat menyebabkan kerontokan rambut pada pria dan wanita. DHT sendiri adalah hormon androgenik yang ditemukan di kelenjar folikel rambut. Pada wanita, perubahan metabolisme androgen yang ditemui selama pertumbuhan dapat menyebabkan rambut ronto secara berlebihan.

Alopesia Areata

Apa itu alopecia? Ini adalah penyakit autoimun yang menyerang kulit kepala dan bagian lain dari kulit tubuh. Karena sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, padahal folikel rambut menentukan tumbuh nya rambut kita. Tentu jika ini  terganggu akan membuat kehilangan pada sebagian rambut kita.

Sindrom ovarium polikistik

Wanita dengan sindrom ovarium polikistik atau sindrom ovarium polikistik mungkin memiliki rambut rontok yang berlebihan. Wanita yang mengalami sindrom ini, tubuh mereka akan menghasilkan hormon pria yang berlebihan (androgen). Efeknya dapat membuat tubuh wanita diserang oleh rambut berlebih di bagian tubuh tertentu seperti kaki dan tangan atau kepala rambut rontok.

Efek konsumsi obat-obatan tertentu

Jika Anda minum obat tertentu atau jika Anda melakukan perawatan, ada kemungkinan bahwa penyakit ini menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan. Adalah baik untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendiskusikan efek samping dari jenis obat yang Anda konsumsi.

Efek kehamilan dan persalinan

Ketika seorang wanita hamil, tubuh akan mengalami perubahan hormonal yang signifikan. Biasanya, rambut jatuh saat hamil. Bahkan setelah melahirkan, rambut juga bisa mengalami kerontokan dalam jumlah yang banyak. Hal ini disebabkan kadar estrogen dalam tubuh meningkat dan mempengaruhi rambut serta kulit kepala.

Kondisi stres dan sat melakukan diet juga bisa membuat wanita akan mengalami rambut rontok cukup parah. Jika Anda merasa bahwa rambut rontok sangat berlebihan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Cegah rambut berlebihan dengan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

 

Referensi: https://tipsmerawatrambut.id/penyebab-rambut-rontok/

About The Author

Reply